Pada mudik lebaran tahun 2009 ini diperkirakan mencapai 27,25 juta orang akan melakukan eksodus ke kampung halamannya dengan menggunakan transportasi darat, laut dan udara yang kemungkinan dimulai H-9.
Eksodus secara besar-besaran yang dilakukan di setiap hari lebaran ini mungkin hanya terjadi di Indonesia, secara umum pemudik banyak dari Jakarta menuju daerah jawa tengah dan jawa timur , atau dari sumatera, kalimantan dan sulawesi menuju pulau jawa.
Sedangkan eksodus yang lebih besar lagi terjadi pada saat dilaksanakan ibadah haji ke tanah suci (Arab Saudi), eksodus ini dilakukan oleh umat muslim diseluruh dunia untuk menunaikan rukun islam yang ke 5 yaitu menunaikan ibadah haji.
Untuk musim lebaran kali ini pemerintah telah mempersiapkan dengan melibatkan departemen terkait ditambah kepolisian. Menurut menteri perhubungan diperkirakan 16,25 juta orang menggunakan angkutan umum, sedangkan pengguna sepeda motor dan mobil pribadi mencapai 11 juta orang. Total 27,25 juta orang turut dalam eksodus arus mudik.
Sedangkan Polri mengerahkan 120.776 personel untuk pengamanan Lebaran 2009, selain pengaturan lalu lintas, kerawanan kriminalitas juga menjadi fokus perhatian kepolisian. Untuk pengamanan jalur kereta api kepolisian menurunkan 1.555 personel Brigade Mobil (Brimob) untuk jalur Bandar Lampung-Kertapati (Palembang), Merak-Manggarai, dan Jakarta-Jawa Timur.
Secara umum eksodus/mudik lebaran 2009 ini akan mengalami peningkatan 5-10 % di bandingkan dengan mudik lebaran tahun 2008.


